PROFIL WILAYAH
Desa Mekarjaya terletak di Kecamatan Padakembang, Kabupaten Tasikmalaya, Provinsi Jawa barat, dengan perbatasan sebelah utara Desa Linggajati (Kecamatan Sukaratu), sebelah selatan Desa Rancapaku dan Desa Cisaruni (Kecamatan Padakembang), sebelah timur Desa Tawang Banteng (Kecamatan Sukaratu) dan sebelah barat Desa Padakembang (Kecamatan Padakembang). Desa ini memiliki luas pemukiman seluas 45.100 ha/m2, luas persawahan 229.753 ha/m2, prasarana umum lainnya seluas 110.147 ha/m2 dan beberapa luas wilayah lainnya sehingga jika dijumlahkan luasnya menjadi 385.350 ha/m2. Keadaan topografi Desa Mekarjaya merupakan daerah dataran rendah yang cocok dijadikan lahan pertanian, seperti padi dan tanaman cabai. Selain pertanian, penduduk desa ini biasanya melakukan usaha perikanan.
Desa Mekarjaya merupakan desa yang cukup strategis, pembangunan infrastruktur di desa ini cukup baik dibandingkan dengan desa-desa lainnya, terbukti dengan mudahnya akses menuju kota dan keadaan jalan yang dekat dengan jalan besar. Hal ini menjadikan desa ini dianggap sebagai desa yang cukup berkembang dari kecamatan Padakembang.
- 1. Batas Wilayah
| BATAS | DESA/KELURAHAN | KECAMATAN |
| Sebelah Utara | Desa Linggajati | Sukaratu |
| Sebelah Selatan | Rancapaku dan Cisaruni | Padakembang |
| Sebelah Timur | Desa Tawang Banteng | Sukaratu |
| Sebelah barat | Padakembang | Padakembang |
- 2. Luas Wilayah Menurut Penggunaan
| Luas Pemukiman | 45.100 ha/m2 |
| Luas persawahan | 229.753 ha/m2 |
| Luas Perkebunan | - |
| Luas Kuburan | 0,350 ha/m2 |
| Luas Pekarangan | - |
| Luas Taman | - |
| Perkantoran | - |
| Luas Prasarana Umum Lainnya | 110.147 ha/m2 |
| Total Luas | 385.350 ha/m2 |
| Tanah sawah Irigasi Teknis | 229.753 ha/m2 |
| Tanah Kering Pemukiman | 45.100 ha/m2 |
| Tanah Basah Balong | 101.580 ha/m2 |
| Total Luas | 376.433 ha/m2 |
- 3. Tanah Fasilitas Umum
| Tempat Pemakaman Desa/Umum | 0,350 ha/m2 |
| Jalan | 7.400 ha/m2 |
| Usaha Perikanan/Kolam | 101.580 ha/m2 |
| Lain-lain | 1.167 ha/m2 |
| Total Luas | 110.497 ha/m2 |
- 4. Iklim
| Curah Hujan | 1200-1500 mm |
| Jumlah Bulan Hujan | - |
| Suhu Rata-Rata Harian | 32o C |
| Tinggi Tempat Dari Permukaan Laut | 500 mdl |
- 5. Topografi dan Tingkat erosi Tanah
| Desa/Kelurahan Dataran Rendah | Ya |
- 6. Orbitasi
| Jarak Ke Ibukota Kecamatan | 3 Km |
| Jarak Ke Ibukota Kabupaten | 22 Km |
| Jarak Ibukota Propinsi | 145 Km |
HASIL PEMETAAN SOSIAL
Kondisi Geografis
Desa Mekarjaya merupakan tipologi desa dataran rendah, memiliki luas wilayah 385.350 Ha. Desa Mekarjaya merupakan salah satu desa yang terletak di wilayah Kecamatan Padakembang, Kabupaten Tasikmalaya, Provinsi Jawa Barat. Jarak dari pusat pemerintahan Kecamatan Padakembang 3 Km, jarak dari ibukota Kabupaten Tasikmalaya 22 Km, dan jarak dari ibukota provinsi Jawa Barat 145 Km. Secara geografis wilayah desa Mekarjaya berbatasan dengan beberapa wilayah sebagai berikut:
a. Sebelah Timur, berbatasan dengan Desa Linggajati.
b. Sebelah Selatan, berbatasan dengan Desa Rancapaku dan Cisaruni.
c. Sebelah Barat, berbatasan dengan Desa Padakembang.
d. Sebelah Utara, berbatasan dengan Desa Tawang Banteng.
Jalan yang menghubungkan Desa Mekarjaya dengan Ibukota Kecamatan Padakembang merupakan jalan aspal dengan lebar 6 meter. Kondisi demikian mempermudah kegiatan administrasi, arus informasi dan komunikasi pemerintahan desa dengan pemerintahan kecamatan. Komunikasi antara pihak pemerintahan desa dengan pihak kecamatan dilakukan secara langsung, baik pihak desa mendatangi pihak kecamatan maupun pihak pemerintahan kecamatan mendatangi pihak desa.
Ciri-ciri fisik Desa Mekarjaya tidak jauh berbeda dengan desa lain di kecamatan Padakembang. Ciri fisik yang menonjol adalah desa Mekarjaya merupakan desa dataran rendah yang mayoritas berpenghasilan dari sektor agraris. Sekitar 229.753 ha/m2 wilayahnya merupakan tanah persawahan dan selebihnya adalah daerah pemukiman dan bangunan umum. Desa Mekarjaya memiliki 2217 Kepala keluarga dengan 8 Rukun Warga (RW) dan 40 Rukun Tetangga (RT). Kondisi geografis Desa Mekarjaya berada pada ketinggian 500 meter diatas permukaan air laut, banyaknya curah hujan sekitar 1200-1500 mm/tahun, dan suhu udara sekitar 32oC. Jumlah penduduk Desa Mekarjaya, berdasarkan laporan bulanan sampai dengan akhir 2008 sebanyak 7.218 jiwa yang terdiri dari jenis kelamin laki-laki sebanyak 3.536 jiwa dan perempuan sebanyak 3.682 jiwa.
Kondisi Demografis
Data penduduk masyarakat Desa Mekarjaya sampai dengan bulan Desember 2008 sebanyak 7.218 jiwa dengan komposisi laki-laki sebanyak 3.536 jiwa, dan perempuan sebanyak 3.682 jiwa. Penduduk usia produktif di Desa Mekarjaya berjumlah 3.488 orang
Sumber : Data Profil Desa Mekarjaya tahun 2008.
Jumlah penduduk Desa Mekarjaya berdasarkan tingkat pendidikan formal adalah 6.447 Orang. Sebagian besar penduduk berpendidikan Sekolah Dasar (SD)/sederajat, yaitu sebanyak 2.299 jiwa. Jumlah penduduk yang berpendidikan SLTP yaitu sebanyak 585 jiwa, dan jumlah penduduk yang berpendidikan SLTA sebanyak 312 jiwa. Sedangkan jumlah penduduk yang berlatar belakang pendidikan perguruan tinggi (D.1, D.2, D3, S1) relatif masih sedikit, hanya sekitar 85 jiwa, sehingga akan mempengaruhi proses pengembangan masyarakat di desa Mekarjaya. Komposisi penduduk Desa Mekarjaya berdasarkan tingkat pendidikan dapat dilihat pada Tabel dibawah ini:
Jumlah Penduduk Desa Mekarjaya Berdasarkan Tingkat Pendidikan Formal Tahun 2008.
J u m l a h 6.477 jiwa
Sumber : Data Potensi Desa Mekarjaya Tahun 2008
| No. | TINGKAT PENDIDIKAN | JUMLAH |
| 1 | Usia 3-6 tahun yang belum masuk TK | 916 jiwa |
| 2 | Usia 3-6 tahun yang sedang TK/playgroup | 199 jiwa |
| 3 | Usia 7-18 tahun yang sedang sekolah | 1.925 jiwa |
| 4 | Usia 18-56 tahun pernah SD tetapi tidak tamat | 126 jiwa |
| 5 | Tamat SD/sederajat | 2.299 jiwa |
| 6 | Tamat SMP/sederajat | 585 jiwa |
| 7 | Tamat SMA/sederajat | 312 jiwa |
| 8 | Tamat D1,D2,D3,S1,S2,S3/sederajat | 85 jiwa |
| TOTAL | 6.477 jiwa | |
Berdasarkan data diatas menunjukkan bahwa tingkat pendidikan penduduk Desa Mekarjaya termasuk pada kategori rendah, karena sebanyak 2.291 orang berpendidikan Sekolah Dasar, dan tidak tamat Sekolah Dasar sebanyak 126 orang. Kondisi demikian secara umum mempengaruhi pengetahuan dan ketrampilan yang dimiliki, tingkat pendapatan dan jenis pekerjaan yang bisa dikerjakan serta mempengaruhi pemahaman masyarakat terhadap informasi mengenai pembangunan. Seperti terjadi di desa-desa lain, situasi Desa Mekarjaya tidak terlepas dari pergerakan penduduk yang masuk dan keluar desa, seperti mobilitas dan mutasi penduduk, hal ini menunjukan bahwa Desa Mekarjaya harus siap menerima perubahan, baik sosial, budaya, maupun perkembangan perekonomian.
Sistem Ekonomi
Sejak dari dahulu sebagian besar mata pencaharian penduduk desa Mekarjaya adalah petani (pemilik) dan buruh tani. Sebagian kecil lainnya adalah wiraswasta (berdagang), peternak, dan karyawan swasta. Mata pencaharian penduduk desa Mekarjaya bersifat heterogen, baik di sektor formal maupun di sektor nonformal sebagaimana ditunjukkan dalam tabel dibawah ini.
Jumlah Penduduk Desa Mekarjaya berdasarkan mata pencaharian tahun 2008
| No. | MATA PENCARIAN | JUMLAH |
| 1 | Petani (pemilik) | 1.215 jiwa |
| 2 | Buruh tani | 2.458 jiwa |
| 3 | PNS | 37 jiwa |
| 4 | Pengrajin industri rumah tangga | 37 jiwa |
| 5 | Pedagang keliling | 15 jiwa |
| 6 | Peternak | 41 jiwa |
| 7 | TNI | 4 jiwa |
| 8 | POLRI | 6 jiwa |
| 9 | Pensiunan PNS/TNI/POLRI | 4 jiwa |
| 10 | Dukun kampung terlatih | 11 jiwa |
| Total | 3.828 jiwa | |
Berdasarkan Tabel diatas dapat dilihat bahwa sebagian besar penduduk Desa Mekarjaya mata pencaharian pokok bekerja sebagai petani. Jumlah petani pemilik dan buruh tani ini diharapkan dapat mengelola lahan pertanian seluas 229.753 ha/m2. Data ini menunjukkan bahwa Desa Mekarjaya merupakan desa pertanian dan desa sekitar hutan. Dalam pengadaan barang-barang yang diperlukan (dalam usaha skala kecil/ industri rumah) oleh warga biasanya dibeli sendiri. Namun berdasarkan wawancara dan pengamatan kami dilapangan ditemukan fakta bahwa kurang lebih 50% petani bekerja bukan pada lahan milik pribadi namun menjadi buruh tani untuk garapan sawah milik orang lain. Namun kebanyakan dari buruh tani tersebut juga memiliki tanah sendiri meskipun tidak seluas tanah garapannya.
Organisasi dan Kelembagaan
Kelembagaan yang tumbuh dan berkembang di Desa Mekarjaya, baik berasal dari inisiatif warga maupun kelembagaan bentukan pemerintah merupakan wahana dalam menampung aspirasi warga dan pemenuhan kebutuhan hidup masyarakat. Kelembagaan yang mempunyai kegiatan rutin mengadakan pertemuan warga masyarakat seperti lembaga pengajian di tiap-tiap RT, Posyandu, dan Karang Taruna merupakan potensi kelembagan untuk dijadikan media pembelajaran masyarakat dalam rangka pengembangan masyarakat. Kelembagaan yang muncul atas prakarsa pemerintah dengan penggalian potensi kelembagaan lokal dapat dijumpai pada PKK Posyandu. Kelembagaan ini diharapkan berkembang menjadi wadah perjuangan masyarakat miskin untuk meningkatkan kesejahteraannya melalui program-program pengembangan masyarakat yang telah berjalan di Desa Mekarjaya, seperti JPS, RASKIN, BLT, PHBM dan P2MBG. Dalam perkembangannya kelembagaan ini belum secara optimal memberikan kontribusi yang besar bagi pembangunan desa karena berkaitan dengan sumberdaya manusia yang ada di Desa Mekarjaya yang masih perlu untuk ditingkatkan.
Lembaga-lembaga kemasyarakatan penting yang ada pada komunitas desa Mekarjaya dapat diuraikan sebagai berikut :
Lembaga Ekonomi
Lembaga kemasyarakatan dalam bidang ekonomi yang ada di Desa Mekarjaya, yaitu koperasi simpan pinjam, namun lembaga ini terlihat belum dapat menjalankan fungsinya dengan baik. Terdapat 42 unit industri kecil dan menengah, 9 orang pemilik angkutan desa/perkotaan, 51 unit usaha jasa dan perdangan, serta 173 orang yang memiliki usaha jasa keterampilan yang mayoritas adalah tukang kayu dan batu.
Lembaga Pendidikan
Lembaga pendidikan di Desa Mekarjaya terdiri atas pendidikan formal dan pendidikan formal keagamaan. Pendidikan formal berupa 3 sekolah setingkat SD/sederajat, sedangkan pendidikan formal keagamaan berupa 5 Raudhatul Athfal, 12 Ibtidayah, 1 Tsanawiyah, 1 Aliyah, serta 12 Ponpes.
Lembaga Pemerintahan
- A. Pemerintah Desa/Kelurahan
Aparat pemerintahan desa/kelurahan berjumlah 66 orang dikepalai oleh Kepala Desa dibantu oleh Sekretaris Desa, Kepala Urusan Pemerintahan, Kepala Urusan Pembangunan, Kepala Urusan Pemberdayaan Masyarakat, Kepala Urusan Kesejahteraan Rakyat, Kepala Urusan Umum, serta Kepala Urusan Keuangan. Desa Mekarjaya memiliki 3 dusun yang dikepalai oleh Kepala Dusun.
- B. Badan Permusyawaratan Desa (BPD)
Secara umum tugas dan fungi BPD adalah mengawasi jalannya pemerintahan desa. Selain itu tugas BPD adalah menampung aspirasi warga masyarakat baik berupa kritik yang membangun, usulan/ masukan maupun keluhan atas ketidak puasan pelayanan ataupun jalannya pemerintahan desa yang tidak baik, seperti masalah penggunaaan anggaran keuangan desa, pelayanan kepada masyarakat, dan kebijakan yang tidak memihak pada kepentingan masyarakat desa, serta masalah-masalah sosial yang ada di Desa Mekarjaya. BPD diharapkan akan menyampaikan secara langsung kepada kepala desa, agar menjadi bahan perhatian dan evaluasi, dan lebih jauh lagi akan menjadi agenda pembangunan dan pengembangan Desa Mekarjaya. Menurut hasil pengamatan di lapangan, kinerja BPD sampai saat ini cukup baik, namun demikian peningkatan kualitas kerja untuk kepentingan pembangunan masih harus ditingkatkan.
Anggota BPD Desa Mekarjaya berjumlah 6 orang.
Lembaga Kesejahteraan dan Pemuda
A. PKK/ Posyandu
Tugas dan fungsi PKK/ Poyandu secara umum, yaitu mengadakan penyuluhan mengenai pentingnya program keluarga berencana, kesehatan ibu dan anak, pendataan akseptor KB, Penimbangan Balita, dan lain-lain. PKK/ Posyandu inipun kegiatannya tidak hanya terfokus pada masalah kesehatan ibu dan anak, tetapi juga mengenai pentingnya bagaimana cara mendidik anak yang baik pada usia balita. Program ini sudah berjalan dengan baik secara menyeluruh dan berkelanjutan. Anggota pengurus PKK/Posyandu Desa Mekarjaya berjumlah 35 orang.
B. Karang Taruna
Karang Taruna adalah wadah pengembangan generai muda non partisipan yang tumbuh atas dasar dan rasa tanggung jawab sosial dari, oleh, dan untuk masyarakat, khususnya generasi muda, di wilayah desa/ kelurahan atau komunitas sosial yang sederajat, bergerak dibidang kesejahteraan sosial. Fungsi Karang Taruna di desa Mekarjaya adalah memelihara dan memupuk kesadaran dan tanggung jawab sosial, semangat kebersamaan, jiwa kekeluargaan, dan rasa kesetiakawanan sosial, memupuk kreativitas generai muda untuk dapat mengemban tanggung jawab sosial kemasyarakatan, melaksanakan usahausaha pencegahan kenakalan remaja, penyalahgunaan narkoba, dan menangani masalah-masalah sosial lainnya.
Anggota Karang Taruna Desa Mekarjaya berjumlah 2.475 orang.
Sumberdaya Lokal
Hubungan antara masyarakat desa Mekarjaya dengan ekosistem setempat dapat dilihat dari bagaimana pemanfaatan sumberdaya yang terdapat di lingkungannya. Secara umum, hubungan masyarakat desa Mekarjaya dengan lingkungan, baik menyangkut sistem ekonomi, sosial maupun kelembagaan yang ada di masyarakat cukup baik, dalam arti masyarakat tidak banyak mengalami kesulitan dalam mengakses sistem sumberdaya yang terdapat di lingkungannya.
Sumberdaya lokal yang dimiliki oleh Desa Mekarjaya adalah :
A. Lahan
Wilayah desa Mekarjaya memiliki lahan 385.350 ha/m2 yang 229.753 ha/m2 digunakan sebagai lahan pertanian. Selain manfaat yang dihasilkan dalam bidang pertanian, dengan keberadaan sumberdaya alam berupa tanah pertanian yang cukup luas, juga memberikan manfaat berupa ketersedian sumberdaya air yang banyak, memberikan keuntungan tersendiri bagi pengembangan usaha dalam bidang pertanian
B. Tenaga Kerja
Berdasar temuan pada “pemetaan sosial” pada saat ini jumlah penduduk usia kerja produktif di Desa Mekarjaya berjumlah 3.488 orang, lahan pekerjaan lebih didominasi oleh para petani dan buruh tani adapun perempuan biasanya bekerja sebagai pedagang makanan keiling dan buruh migrant atau TKW. Data tenaga kerja perempuan di Desa Mekarjaya belum terdata seluruhnya.
C. Modal
Terkait dengan modal ekonomi dan modal sosial yang dimiliki masyarakat Desa Mekarjaya, koperasi yang ada belum berjalan dengan dengan semestinya sehingga sistem permodalan mengandalkan modal pribadi.
Ikhtisar Peta Sosial Desa Mekarjaya
Berdasarkan hasil pemetaan sosial di Desa Mekarjaya seperti yang telah diuraikan di atas, ternyata terdapat sejumlah potensi yang dimiliki desa dari warganya, baik sumberdaya manusianya maupun sumberdaya alamnya. Dalam upaya pengembangan masyarakat desa, kondisi potensi desa tersebut sebenarnya cukup memadai untuk mendukung banyak aktivitas masyarakat, namun ada pula yang perlu digali dan diperbaiki potensinya. Fasilitas sarana dan prasarana di Desa Mekarjaya, seperti prasarana jalan, listrik, dan telekomunikasi merupakan faktor yang sangat mendukung bagi masyarakjat untuk berpartisipasi dalam pembangunan desa. Tersedianya media-media informasi seperti TV, Radio,Internet dan media massa maupun jaringan telekomunikasi memudahkan masyarakat mengakses secara cepat informasi pembangunan dan terbukanya kesempatan untuk terlibat dalam setiap aktivitas pengembangan masyarakat di wilayahnya.
Kelembagaan yang tumbuh dan berkembang di Desa Mekarjaya, baik berasal dari inisiatif warga maupun kelembagan bentukan pemerintah merupakan wahana dalam menampung aspirasi warga dan pemenuhan kebutuhan hidup masyarakat. Kelembagaan yang mempunyai kegiatan rutin mengadakan pertemuan warga masyarakat sepertti lembaga pengajian di tiap-tiap RT/RW, Posyandu, Kelompok Remaja Masjid, dan Karang Taruna merupakan potensi kelembagan untuk dijadikan media pembelajaran masyarakat dalam rangka pengembangan masyarakat. Kelembagaan yang muncul atas prakarsa pemerintah dengan penggalian potensi kelembagaan lokal dapat dijumpai pada kelompok simpan pinjam, PNPM mandiri, PKK/ KB desa, organisasi gotong royong. kelembagaan ini diharapkan berkembang menjadi wadah perjuangan masyarakat miskin untuk meningkatkan kesejahteraan melalui program-program pengembangan masyarakat yang telah berjalan di Desa Mekarjaya. Dalam perkembangannya kelembagaan ini belum secara optimal memberikan kontribusi yang besar bagi pembangunan desa namun dengan adanya lembaga – lembaga ini cukup membantu meringankan beban masyarakat yang tinggal di Desa Mekarjaya contohnya program PNPM mandiri yang memberikan dana untuk pinjaman modal bagi masyarakat yang ingin berwirausaha dan memberikan dana khusus bagi kesehatan warga.
Kondisi kelembagaan pengembangan masyarakat yang dibentuk atas prakarsa pemerintah, seperti PNPM mandiri RASKIN, BLT dan P3IP perlu dikembangkan dengan program-program aksi pengembangan masyarakat. Esensi utamanya adalah pembelajaran bersama warga untuk meningkatkan kemampuan dalam merumuskan perencanaan pembangunan secara partisipatif dalam rangka penanggulangan kemiskinan.
Pembentukan jaringan kemitraan dan kerjasama diperlukan agar tercipta sinergi antara lembaga-lembaga pengembangan masyarakat dengan pemerintah desa, BPD (Badan Permusyawaratan Desa), dan para pelaku pembangunan lokal lainnya, baik organisasi instansi pemerintah maupun LSM sebagai organisasi non pemerintah).